Di daerah asalku, Magelang, kebanyakan orang lebih sering minum teh daripada air putih. Teh di sana pun bukan seperti teh di Surabaya. Teh di sana kental, pahit, aromanya kuat, manteb pwool lah pokoknya. hahahaha. Setiap kali aku di sana, suguhannya selalu teh panas. Jarang sekali aku minum air putih.
Minum teh membuat hati menjadi tenang, seperti kata komang dalam komik korea "kungfu komang" wkwkwk. yahhh, sruputan teh puuanas yg kentel n pahit-pahit gimana gitu membuat lidah ini menari-nari. hwhwhwhw. Dalam 1 harimungkin aku minim minum 1 gelas besar teh lah, bisa 2-3 gelas juga seh.
Teh cap Tjatoet asal Tegal
Nah, teh seperti gambar di atas itu yang aku minum di Surabaya. Pekat dan "keras". wkwkwkwk
yahh, belakangan ini aku malah beralih ke teh celup yang menurutku seh kurang mantab rasanya. menang praktis aja lah.
ehmm, terlalu mengkonsumsi banyak gula itu g baik buat badanku. oleh karena itu aku mulai mengurangi lah kebiasaanku ini. Yah berat juga, kata ayah Nobita " memangnya aku ikan koki, minum air putih", hwhwhwhw.
nah kalo sekarang, aku mendedikasikan hari Sabtu untuk minum teh. Aku minum teh hanya pada hari Sabtu, kan enak kuliahnya lagi libur, jadi pagi-pagi isa nyantai sambil menyruput teh, mantab!! wkwkwkwk
